Ilmu Komputer 2011

Ilmu Komputer 2011

Thursday, 10 January 2013




LATAR BELAKANG 

ILMU BUDAYA DASAR


A.    PerbedaaanAntara IAD, ISD, IBD

IAD yakn iIlmu Alamiah Dasar.Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta.Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah.Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas.Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan.Atas dasar ini lalu dibuat prediksi .Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Biasanya disiplin-disiplin yang tergolong ke dalam IAD adalah Kimia, Fisika, Astronomi, Geologi, Meteorologi.

ISD kependekan dari Ilmu Sosial Dasar.Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang  terdapat dalam hubungan antar manusia.Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah.Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran.Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antarmanusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat.Meliputi dua kelompok utama, yaitu :
>Studi manusia dan masyarakat: SOSIOLOGI, antopologi,
>Studi lembaga-lembaga sosial: Ekonomi, Hukum

IBD adalah Ilmu Budaya Dasar merupakan ilmu yang memanusiakan manusia. Biasanya terbagi atas tiga kelompok.
>Seni meliputi sastra, musik,seni rupa, seni tari dan berpidato.
>Sejarah Agama
>Filsafat

B.     Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Istilah ilmu budaya dasar pertama kali dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris the Humanities, yang berasal dari bahasa latin humanus yang artinya manusia, berbudaya dan halus.
Ditinjau dari bahasa Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta “buddhayah” yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
Menurut Dawson dalam bukunya “Age Of The Gods”, kebudayaan adalah cara hidup bersama (Culture is a common way of life).
Menurut E.B Taylor dalam bukunya : “Primitive Culture” kebudayaan adalah suatu satu kesatuan atau jalinan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hukum, adat-istiadat dan kesanggupan-kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
Dr.Moh.Hatta mengatakan kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa.
Sepintas definisi-difinisi tersebut kelihatan berbeda-beda, namun sebenarnya prinsipnya sama, yaitu sama-sama mengakui adanya ciptaan manusia. Dapat kita tarik kesimpulan bahwa :Kebudayaan adalah hasil buah budi manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup. Dan budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa.
Hubungan Ilmu Budaya Dasar dalam kehidupan sehari-hari:
Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi disekitarnya dan diluar lingkungannya.
Saran: kenalilah lingkungan dimana kita tinggal dan pekalah terhadap lingkungan disekitar kita dengan cara ikut andil dalam membangun lingkungan disekitar.
Kritik: Jangan hanya diam saja atau mencela lingkungan kita, jika ingin lingkungan kita menjadi maju dan lebih baik.
Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasakan sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.
Saran: Beranilah mengungkapkan kebenaran yang tidak bertentangan dengan moral serta pertahankan dan pertanggungjawabkan nilai-nilai luhur yang sudah kamu terima dan tolaklah jika bertentangan dengan hati nuranimu.
Kritik: Jangan hanya jadi pendengar dan penerima pendapat orang lain, sebisa mungkin ungkapkan pendapatmu jika tidak, kamu termasuk orang yang pasif.

C.    Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Secara singkat tujuan ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan berfikirnya, baik yang menyangkut diri sendiri maupun yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk menjangkau tujuan tersebut, maka ilmu budaya dasar diharapan dapat :
1.      Menajamkan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2.      Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya, serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.      Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara, serta ahli dibidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan pengotaan disiplin yang ketat.
4.      Mengusahakan wahana komunikasi para akademis kia agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki bekal yang sama, para akademi diharapkan lebih lancer berkomunikasi. Jika cara berkomunikasinya baik, selanjutnya lebih memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang keahlian.

Setelah dikaji secara mendalam, ternyata Ilmu Budaya Dasar memang perlu diberikan kepada mereka karena sebagai berikut :
1.      Mahasiswaperlumengenallebihmendalamdirinyasendirisebagaimanusiamaupun orang lain yang sebelumnyalebihdikenalluarnyasaja, misalnyapemikirandanperasaannya.
2.      Mahasiswaperlumengenalperilakudirisendirimaupun orang lainsebagaibekalentinguntukpergaulanhidup.
3.      Mahasiswaperlubersikapluwesdalampergaulansetelahmendalamijiwadanperasaanmanusia, sertatahumasalahperilakumanusia.
4.      Mahasiswa perlu tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih intens terhadap masalah-masalah pemikiran, perasaan, serta perilaku manusia, dan ketentuan yang menciptakannya.

D.    Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bertitik tolak dari kerangka tujuan, maka ruang lingkup kajian ilmu budaya dasar, meliputi :
·         Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities).
·         Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan yang terdiri atas:
a)      Kemampuan akademis : adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, maupun berpikir logis, kritis, sitematis, dan analitis, memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, serta mampu menawarkan alternative pemecahannya
b)      Kemampuan professional : adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dengan kemampuan ini, para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
c)      Kemampuan personal : adalah kemampuan kepribadian. Dengan kemampuan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, dan tingkah laku, dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.

Sumber:
Veeger.IlmuBudayaDasar. Jakarta : PT Prehallindo, 2001

Tri Prasetya, Joko. IlmuBudayaDasar. Jakarta: PT RINEKA CIPTA, 1991

Sulaeman, Munandar. IlmuBudayaDasar. Bandung : PT REFIKA ADITAMA, 1998

Mawardi, IAD-ISD-IBD. Bandung: PT PUSTAKA SETIA, 2007

Tim Penyusun MKD IAIN SunanAmpel Surabaya.IAD-ISD-IBD.Surabaya : IAIN SunanAmpelPers, 2011